Dunia Wanita

5 Resiko Hamil di Usia Yang Masih Sangat Muda

Resiko hamil di usia yang masih sangat muda harus diwaspadai oleh anak remaja saat ini. Minimnya pengawasan orangtua dan ketidaktahuan remaja akan bahaya yang mengintai jika hamil di usia muda, membuat anak remaja sering terlibat seks diluar pernikahan. Seks diluar pernikahan ini selain menyimpang dari moral agama dan moral kesusilaan juga membuat remaja yang mengalaminya bisa menanggung berbagai macam resiko. Resiko itu lebih banyak akan dialami oleh wanita karena wanita yang nantinya hamil dan melahirkan. Untuk menghindarinya tentu saja anak remaja harus menghindari seks pra nikah. Simak resiko hamil di usia yang masih sangat muda berikut ini :

Tekanan Darah Tinggi

Resiko hamil di usia yang masih sangat muda

Resiko hamil di usia yang masih sangat muda

Resiko pertama yang bisa menyerang anak remaja di saat hamil di usia yang masih sangat muda adalah menyebabkan tekanan darah tinggi.  Hal itu dikarenakan tubuh remaja masih sangat rentan untuk terkena penyakit. Tubuhnya juga tidak sekuat dengan wanita dewasa. Jika saat hamil wanita mengalami tekanan darah tinggi hal itu sangat beresiko sekali dimana  akan memicu komplikasi kehamilan lainnya.

Pre Eklamsia

Anak remaja yang mengalami hamil di usia muda bisa menyebabkan dirinya terkena pre eklamsia. Usia 20 tahun ke bawah rahim kondisinya belum sempurna dan belum kuat jika harus ada janin di dalamnya. Oleh sebab itu hamil di usia muda bisa menyebabkan pre eklamsia. Pre eklamsia ini tidak terdeteksi di awal kehamilan namun akan terdeteksi saat usia kehamilan memasuki usia 5 bulan ke atas. Ciri ciri pre eklamsia adalah wajah dan tubuh membengkak, mengalami kejang kejang, mulut berbusa bahkan keselamatan ibu dan bayi dalam bahaya.

Rentan Keguguran

Resiko hamil di usia yang masih sangat muda

Resiko hamil di usia yang masih sangat muda

Hamil di usia muda menyebabkan keguguran. Hal itu dikarenakan kondisi rahim yang masih belum kuat atau rapuh. Saat usia dewasa ( diatas 20 tahun ), rahim sudah mencapai usia matang dan siap dibuahi. Namun dibawah usia 20 tahun kondisi rahim tidak kuat. Bagian rahim yang masih lemah adalah bagian dinding rahim. Dinding rahim adalah tempat berkembangnya embiro. Jika dinding rahim tidak kuat untuk melekat embrio, maka embrio itu akan gugur. Saat embrio gugur saat itulah keguguran sudah terjadi. Jika keguguran berkali kali terjadi, maka rahim akan kehilangan fungsinya dengan baik. Peluang untuk hamil kembali menjadi lebih kecil.

Hamil Kosong

Hamil kosong atau BO atau Blighted Ovum bisa menyerang remaja yang hamil di usia muda. Alasannya adalah saat usia muda, sel ovum belum berkembang dengan baik. Bahkan kromosomnya pun belum terbentuk dengan sempurna. Ketika sel sperma membuahi sel ovum yang tidak ada kromosomnya, resiko hamil kosong sangat mungkin terjadi. Hamil kosong itu adalah kondisi dimana kantung janin sudah terbentuk namun tidak berisi janin sehingga disebut kehamilan BO.

Prematur

apa saja Resiko hamil di usia yang masih sangat muda

apa saja Resiko hamil di usia yang masih sangat muda

Resiko hamil di usia yang masih sangat muda adalah melahirkan bayi prematur. Kelahiran prematur merupakan kelahiran sebelum waktunya. Banyak hal yang bisa menyebabkan kelahiran prematur misalnya saja kondisi rahim yang lemah sehingga cairan ketuban pecah sebelum waktunya, gangguan kehamilan seperti pre eklamsia dan tekanan darah tinggi. Bayi prematur memiliki resiko kematian yang tinggi sebab berat badannya rendah, sistem organ belum terbentuk dengan sempurna dan mengalami masalah pernafasan sebab paru paru belum berkembng dengan sempurna.

Sebagai orang yang masih muda anak remaja sebaiknya mengisi waktu luang dengan kegiatan yang positif. Mengisi hari hari dengan kegiatan positif bisa menghindarkan anak dari seks pra nikah. Selain itu, bimbingan dan pengawasan orangtua sangat diperlukan dalam hal ini. Dengan mengetahui resiko hamil di usia yang masih sangat muda di atas diharapkan anak muda mulai menjauhi seks pra nikah.

Artikel Cara Wanita ini dikenal, sbb :

Rahim remaja belum kuat -