Welcome to Cara-wanita.com

Kl1k klose (x) 2x untuk menutup

Terimakasih telah berkunjung :)
4 Prinsip Pola Makan Bagi Penderita Hipertensi - Cara Wanita
Diabetes Kesehatan Obat Tips

4 Prinsip Pola Makan Bagi Penderita Hipertensi

4 Prinsip Pola Makan Bagi Penderita Hipertensi – Penderita darah tinggi dilarang mengonsumsi makanan yang asin-asin, makanan-minuman manis, serta kafein karena bisa memicu tekanan darah meningkat. Secara umum, orang dengan hipertensi akan mengalami pusing yang sangat apabila tekanan darah meningkat. Penderita hipertensi tidak akan tau jika telah memiliki gejala tersebut sebelum melakukan pemeriksaan tekanan darah.

 Penderita Hipertensi

Penderita Hipertensi

Penyebab hipertensi bisa dikarenakan pola makan yang tidak teratur porsi dan komposisinya. Mengelola pola makan bagi penderita hipertensi harus dilakukan agar tekanan darah bisa dalam kondisi normal. Memilih makanan penurun darah tinggi akan mengurangi  resiko akibat hipertensi yang tidak terdeteksi. Karena tidak menimbulkan gejala yang cukup jelas kecuali melalui pemeriksaan, untuk menghindari terjadinya komplikasi, diagnosis hipertensi sejak dini menjadi pilihan tepat.

Klasifikasi Hipertensi/Tekanan Darah Tinggi

Seseorang bisa dikatakan menderita hipertensi apabila tingkat tekanan darah melampaui batas normal setelah melakukan pengukuran tekanan darah. Klasifikasi penderita darah tinggi bisa dikelompokkan mberdasarkan tingkat tekanan sistolik dan diastoliknya.

  1. Tekanan darah normal, pada tekanan sistolik kurang dari 120 mmHg dan tekanan diastolik kurang dari 80 mmHg
  2. Pra-hipertensi, tekanan sitolik antara 120-139 mmHg dan tekanan diastolik 80-89 mmHg
  3. Hipertensi tahap I, pada kategori ini tekanan darah sitolik menunjukkan angka 140-159 mmHg dan pada tekanan diastolik antara 90-99 mmHg.
  4. Hipertensi tahap II, tekanan darah menjadi lebih atau sama dengan 160/100 mmHg

Klasifikasi tekanan darah tinggi yang berlaku di Indonesia tersebut berdasarkan standar yang dikeluarkan oleh WHO dan JNC 7. Dengan mengetahui tahapan penderita hipertensi, lebih baik mengantisipasi dan melakukan penanganan secepat mungkin sehingga tekanan darah tetap pada tingkat normal.

Mengatasi Hipertensi dengan Pola Makan

Hipertensi bisa terjadi lebih sering akibat pola makan yang tidak terkontrol. Terlebih lagi bagi seseorang yang sudah didiaknosa memiliki tekanan darah tinggi tapi tidak bisa menahan nafsu makannya. Kemudian memakan semua jenis makanan pantangan darah tinggi. Tidak memiliki kepedulian dengan keshatan bisa memperburuk kondisi tekanan darah.

gejala  Penderita Hipertensi

gejala Penderita Hipertensi

Menu makanan untuk penderita darah tinggi ialah dengan mengikuti pola makan berdasarkan DASH (dietary Aproaches to Stop Hypertension). Pengaturan pola makan bagi penderita hipertensi berdasarkan DASh ialah pengaturan asupan kalium, kalsium, dan magnesium yang diterima tubuh serta pengurangan asupan natrium.

Makanan-makanan yang terdapat dalam DASH diet merupakan makanan yang menjadi sumber karbohidrat, protein, vitamin, mineral, vitamin, dan nutrisi lain yang diperlukan tubuh. Pada dasarnya penerapan pola makan DASH sama seperti penerapan pola makan 4 sehat 5 sempurna. Namun ada porsi yang harus diperbanyak dan ada porsi yang harus dikurangi.

  1. Diet untuk hipertensi sebagai sumber karbohidrat

Yang pertama yaitu perbanyak mengonsumsi biji-bijian, kacang-kacangan, dan umbi-umbian. Hasil dari olahan bahan tersebut sebagai sumber karbohidrat yang tinggi serat tapi rendah kalori. Kacang-kacangan juga bisa dijadikan sebagai sumber protein, diantaranya ialah olahan kedelai (susu, tempe, tahu). Penentuan porsinya ditentukan berdasarkan kebutuhan kalori setiap hari.

  1. Diet untuk hipertensi sebagai sumber vitamin, serat, kalium, dan magnesium

Memperbanyak konsumsi sayuran berwarna hijau, merah, orange. Menambahkan buah-buahan segar dalam pola makan bagi penderita hipertensi juga salah satu opsi yang tepat. Sebagai sumber vitamin, serat, dan mineral, buah dan sayur sangat bagus untuk terapi menurunkan tekanan darah tinggi. Porsi harus dikontrol dan disesuaikan dengan kebutuhan tubuh.

  1. Diet untuk hipertensi sebagai sumber kalsium

Pilih sumber kalsium seperti susu yang rendah lemak dan olahan susu seperti yogurt dan keju. Selain sebagai sumber kalsium, susu tanpa lemak juga sebagai sumber vitamin D dan protein hewani.

Lengkapi juga dengan mengonsumsi daging merah tanpa lemak, berbagai daging unggas tanpa kulit, berbagai jenis ikan sebagai sumber vitamin B dan zat besi.

  1. Diet untuk hipertensi sebagai sumber lemak

pola makan bagi penderita hipertensi juga membutuhkan lemak sebagai sumber bahan bakar penghasil energy. Akan tetapi konsumsi lemak harus dibatasi terutama konsumsi lemak trans. Pembatasan konsumsi lemak trans tidak hanya mengurangi darah tinggi, tapi juga mengurangi kolesterol jahat penyebab serangan jantung dan jantung coroner.

Batasaan asupan lemak trans dan lemak jenuh ialah sekitar 7% dari total kalori yang diperlukan tubuh. Sebagai sumber lemak, pilihlah lemak tak jenuh yang tinggi kandungan asam omega 3, omega 6, dan omega 9 dengan porsi 10% dari kalori tital.

Makanan yang mengandung lemak baik atau lemak tak jenuh diantaranya ialah minyak zaitun, minyak conola, biji bunga matahari, alpukat, coklat hitam, dan jenis kacang-kacangan lainnya.

Mengatur pola makan bagi penderita hipertensi tidak bisa dilakukan sendiri, harus ada dukungan dari keluarga dan orang terdekat agar penderita hipertensi bisa terkontrol. Selain itu, pola makan sehat juga harus dibarengi dengan aktifitas fisik seperti olahraga. Rutin melakukan pemeriksaan tekanan darah juga bisa mengatur tekanan darah ke batas normal.

Leave a Comment